Selasa, 16 Maret 2010

Betapa

Mendadak aku teringin
Lalu kemudian kulangkahkan kaki tuk berjalan
Sambil terus terbayang sejuta kehendak dalam pikiran
'Ku terus ayunkan kedua kakiku menuju sebuah tempat tujuan

Sesampainya aku disana, dimana tempat yang ingin sekali aku singgahi
Dengan nafas terengah-engah kududuk beristirahat merebahkan diri
Indahnya alam sekitar anugerah kuasa cipta sang illahi
Memandang penuh segala takjub dalam hati

Rindangnya pepohonan, bercahya terik mentari
Hijaunya rumput menghiasi disana-sini
Birunya puncak pegunungan dari kejauhan terlihat berseri
Air yang mengalir sesekali bergemericik tampak disaluran irigasi


Kuasa dan ciptaMu sungguh menawan mengajak hati 'ni 'tuk terus memuji
Dan anugerah-Mu ya Allah tercurahkan setiap detik silih berganti
Tiada daya upaya makhluk-Mu ya Allah selain hanya berserah diri
Wasi'a kursiyyuhussamaawati wal ardha "Kursi-Mu meliputi langit dan bumi"

Demi Engkau

Jauh entah dimana melambung sangat tinggi
Samar namun pasti seolah nyata didepan mata
Hmmm, sesungguhnya hati 'ni terus bertanya
Resah ini dan gelisah ini kenapa masih menjadi duri dalam jiwa

Penat kurasa bimbang ku simpan
Dalam kedamaian masih terasa segudang beban
Dalam kegembiraan masih terngiang kepedihan
Sampai kapankah kupendam hasrat menangis harap kebahagiaan

Tak kuasa menahan diri sedang hidup rasa terkekang
Jiwa terjerat terpasung terikat kencang
Tak rela hati biarkan lepas dari segala aral dan rintang
Walau penderitaan terus datang mengahadang

Bila waktuku telah tiba
Ku ingin dapat bahagiakan mereka
Walau raga harus rela terhunus anak panah
Biarkan hatiku merasa lega

Sedari dulu harap bisa berjumpa
Denganmu harapan yang 'ku tunggu sejak lama
Ikhlas lahir dalam bathin berkata
Adalah cita disetiap mimpi dan langkah

Air Mata Langit

Terdengar gemericik air hujan menyirami bumi
Lalu, Ku buka pintu kamarku tuk tengok hujan terlihat begitu deras
Hmmm, hijaunya tumbuh-tumbuhan disana-sini tersenyum riang
Mendapati anugerah berlimpah yang turun dari langit pemberian sang Tuhan

Mulai kurasa dingin sekujur tubuh hanya berhelai kaos oblong
Sambil memeluk tubuhku dengan kedua tanganku
Diri ini bergegas mengambil baju hangat tuk hilangkan dingin dlm tubuhku
Dengan tersenyum akupun tak lupa tuangkan secangkir teh hangat

Begitu indah penuh kedamaian terasa dijiwa
Sejuk penuh hangat suasana alam semesta
Disaat hujan menyirami bumi dengan penuh bahagia
Jernihkan udara bersantai teduhkan diri dalam gubug penuh suka

Fuyu No Uta - Kiroro

こんな遠いĬにも夢を与えてくれる
白 い粉雪が降って心に届くよ

ふと息をかけるだけ{";
消えそうに揺れる灯り
Ţに輝く星達 よりも
たくましく生きてる
{";んなに離れていても
あなたが側にいてくれる
同じ夜{";も信じること{";
優 しい風が吹いてる

広いŢに向かって両手高く広げ
白い粉雪が優しく心に届くよ

忘 れかけていた夢を
心のÈに描いた
あなたの声が聞きたくて
瞳を閉じてみる
かすかに聞こえてくるよ
銀世界 のオルゴール
まつげにとまった一粒の
音符がひびいている

こんな遠いĬにも夢を与えてくれる
白い粉雪が 降って心に届くよ

広いŢに向かって両手高く広げ
白い粉雪が優しく心に届くよ
こんな遠いĬにも夢を与えてくれる
白い粉雪が降って心に届くよ

広 いŢに向かって両手高く広げ
白い粉雪が優しく心に届くよ
こんな遠いĬにも夢を与えてくれる
白い粉雪が降ってあなたに届けて

Aijin - Teresa Teng

Anata ga suki dakara sore de ii no yo
Tatoe isshyo ni machi o arukenakutemo
Kono heya ni itsumo kaette kuretara
Watashi wa matsu mi no onna de ii no

Tsukushite nakinurete soshite aisarete
Toki ga futari o hanasanu youni
Mitsumete yorisotte soshite dakishimete
Kono mama anata no mune de kurashitai
Meguri ai sukoshi dake osoidakenano
Nanimo iwazuitene wakatteiru wa
Kokoro dake semete nokoshitekuretara
Watashi wa miokuru onna de ii no

Tsukushite nakinurete soshite aisarete
Asu ga futari o kowasanu youni
Hanarete koishikute soshite aitakute
Kono mama anata no mune de nemuritai

Tsukushite nakinurete soshite aisarete
Asu ga futari o kowasanu youni
Hanarete koishikute soshite aitakute
Kono mama anata no mune de kurashitai

Koibito Tachi No Shinwa - Teresa Teng

Kodomo tachi ga beto de yume no hako bune ni noru koro
Toki wa kanashimi dake wo nugi sutete
Asu ni kigaeru kedo
Moshimo umare kawatte chigau jinsei ga arunara
Aoi sora wo jiyuu ni oyoi deru
Tori ni natte miru kedo
Ai sare te kizu tsuite
Shini taku naru hodo naki nurete mo
Kono yoni watashi wo sazukete kureta dakede
Namida wo tsureso son na ikikata mo aru

Garasu mado ni yoake no yawarakana hizashi ga saseba
Toki wa chiisana mirai yooi shite
Kiyo ni mezameru kedo
Meguri atte wakareru sore ga hito no sadame naraba
Hana no youni kireina toki dake wo
Kako ni nokosu sore dake
Ai sarete kizu tsuite
Shini taku naru hodo naki nuretemo
Kokoro to karada wa kiri hanase nai keredo
Kinou wo misuteru son´na ikikata mo aru

Kono yo ni watashi wo sazukete kureta dakede
Namida wo tsureso son´na ikikata mo aru

Tsugunai - Teresa Teng

Madonni nishibiga
ataru heyawa
itsumo anatamo
nioiga suruwa

Hitori kurasseba
omoidassukara
kabeno kizumo
nokoshita mama
oite yukuwa

(refrão)
Ai wo tsugunaeba
wakareni narukedo
konna onna demo
wassurenaidenne
yassashi suguitano annata
kodomo mitaina annata
assuwa tanin doushini
Narukeredo

Kanpai- Nagabuchi Tsuyoshi

Katai kizuna ni o omoi o yomossete
Katari tsukusenu seishun no hibi
Toki ni wa kizutsuki toki ni wa yorokobi
Kata o tataki atta anohi
Arekara dorekurai tatta no darou
Shimizu yuuhi o ikutsu kazoetarou
Furosato no tomo wa imademo kimino
Kokorono naka ni amasuka

Kanpai ima kimi wa jinsei no
Ookina ookina butai ni tachi
Find More lyrics at www.sweetslyrics.com
Haruka nagai michirinori o aruki hajimeta
Kimi ni shiwase are

Kiandoru raito no naka no futari o
Ima koushite me o sukoshi no samishisa o
Namida no kotobade utaitai
Asu no hikari o karada ni abite
Furikaerazu ni sanomama ikeba yoi
Kaze ni fukaretemo ame ni utaretemo
Shinjita aini o mukeruna

Minggu, 14 Maret 2010

Bintang

Berjalan ku langkahkan kaki 
Berdiam kusandarkan tubuhku sesekali
Kutatap jauh kedepan sunyi nan sepi 
Kurasakan keindahan disetiap hari dengan pasti
 
Walau lelah kan terus kucari 
Walau tubuh ini sesekali berbisik dalam hati
Duduk termangu sambil mnghilangkan nyeri
Disetiap sendi beribu angan dan mimpi
 
Mengharap arti dilangit penuh warna warni 
Kerlap kerlip berchaya bintang menghiasi
Hilangkan lelah dalam hati 
Senyum bangga dan bahagia inginkan hidup seribu tahun lagi
 
Walau ada asa masih belum tercapai
Biarlah rela ikhlas diri ini menanti lamanya waktu dan hari
Kunikmati hanya dengan kemilau dan indahmu kunikmati
Dalam raga dan hati terus memuji kaulah petunjuk dan semangat yang pasti
 
Takkan hilang walau mendung dan kabut menyelimuti 
Esok hari kau kan menemani selamanya dihati 
Untuk damai sepanjang hari tepiskan sepi
Dan semua perih bahagia hati kan sll bernyanyi.

Lelah

lelah memang lelah
setiap detik terasa membosankan
berharap sesuatu yang nyata
bahagia bersama dan menyenangkan

taukah kalian?
hai seisi langit dan bumi
mengertikah kalian?
galau ini dan resah ini


hanya jiwaku dalam hati yang merasakan
mataku...tanganku...kakiku...
hanyalah semakin menjadi beban
karena tak mampu sedikitpun tuk membantu

entah sampai kapan harus bgini
berkali dan berulang kali
kucoba memahami arti hidup ini
karena semakin ku jauh menghindar hanyalah semakin menjadi duri

tataplah hai mataku yang sayu
pandanglah jauh keujung dunia
berjalanlah hai kakiku yang perkasa
tunjukan tempat kebahagian yang nyata

raihlah wahai tanganku yang kekar
genggamlah asa yang lama terpendam
dengarlah hai telingaku yang besar
nikmatilah merdu suara desah dunia

sudah cukup mata ini berlinang tangis
sudah cukup lelah kaki ini berjalan
sudah cukup erat tangan ini menggenggam
kenikmatan dunia hanya maya belaka