Jauh entah dimana melambung sangat tinggi
Samar namun pasti seolah nyata didepan mata
Hmmm, sesungguhnya hati 'ni terus bertanya
Resah ini dan gelisah ini kenapa masih menjadi duri dalam jiwa
Penat kurasa bimbang ku simpan
Dalam kedamaian masih terasa segudang beban
Dalam kegembiraan masih terngiang kepedihan
Sampai kapankah kupendam hasrat menangis harap kebahagiaan
Tak kuasa menahan diri sedang hidup rasa terkekang
Jiwa terjerat terpasung terikat kencang
Tak rela hati biarkan lepas dari segala aral dan rintang
Walau penderitaan terus datang mengahadang
Bila waktuku telah tiba
Ku ingin dapat bahagiakan mereka
Walau raga harus rela terhunus anak panah
Biarkan hatiku merasa lega
Sedari dulu harap bisa berjumpa
Denganmu harapan yang 'ku tunggu sejak lama
Ikhlas lahir dalam bathin berkata
Adalah cita disetiap mimpi dan langkah
Selasa, 16 Maret 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar